Apa sih yang paling dinanti dalam sepakbola? Jawabannya bisa bermacam-macam. Ada yang bilang menantikan keseruannya, ada yang bilang menantikan adu strategi antar pelatih, ada yang bilang menantikan pemain idolanya bermain, ada yang bilang menantikan pemain ganteng pujaan hati (untuk kaum hawa), dan lainnya. Namun, hampir semua setuju bahwa “GOL” lah kata yang ditunggu jutaan penggemar olahraga yang satu. Gol lah yang menjadi penentu hasil akhir, yang menjadi pembeda kemenangan dan kekalahan, yang menjadi output akhir bagi tim sepakbola manapun untuk meraih kejayaan. Bahkan selebrasi gol alias perayaan gol dari sang pemain menjadi hiburan tersendiri yang patut untuk ditunggu.

Hal yang menarik dari terciptanya gol, selain proses kerjasama tim dan keindahan gol-nya, adalah perayaan atau selebrasi dari si pemain pencetak gol. Dari gaya normal seperti merayakan bersama rekan setim, berteriak kegirangan, atau sampai gaya yang tidak lazim seperti menggendong bayi ala Bebeto ataupun bak seorang raja ala Eric Cantona. Sah-sah saja, semua pemain pencetak gol berhak melakukan selebrasi apapun selama tidak mempunyai maksud negatif dan mencederai nilai-nilai sportivitas.

Nah, berikut selebrasi gol yang paling sering dilakukan. Kalo inget dulu waktu kecil suka main bola di lapangan terbuka, dan kebetulan mencetak gol, bahkan kita juga mungkin pernah melakukannya 🙂 Check this out!

1. Thanks to God

Style? Kedua tangan diarahkan keatas dan kedua jari telunjuk seolah-olah menunjuk Sang Pencipta. Tak lupa kepala juga mendongak keatas seakan-akan sedang mengucapkan terima kasih atas nikmat gol yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa.

Who? Biasanya dilakukan oleh pemain yang secara religius cukup baik, contoh terbaik adalah Kaka. Baik ketika berseragam AC Milan, Real Madrid, ataupun Timnas Brazil, begitu mencetak gol seringkali melakukan selebrasi dengan gaya seperti ini. Pemain lain yang juga kedapatan beberapa kali melakukan selebrasi seperti ini adalah Lionel Messi dan juga Neymar.

thanks-kaka

“Thanks to God (Ricardo Kaka)”

Thanks Messi Neymar

“Thanks to God (Lionel Messi & Neymar)”

2. Kissing Badge

Style? Setelah mencetak gol, sang pemain berlari ke arah suporter fanatik klub seraya mencium logo klub yang terpampang di jersey kebanggaan. Biasanya dilakukan dengan sedikit emosional dan menunjukkan reaksi sedikit provokatif. Tidak jarang dilakukan oleh pemain yang ingin menunjukkan kecintaan loyal terhadap klubnya, atau ingin memberikan impresi kepada klub yang baru dibelanya.

Who? Cukup banyak pemain yang sering melakukan selebrasi ini. Yang paling sering mungkin adalah Wayne Rooney. Beberapa kali Rooney melakukan selebrasi ini sewaktu berseragam Manchester United ataupun Timnas Inggris. Pemain lainnya adalah Lionel Messi dan Frank Lampard.

Kiss Rooney

“Kissing Badge (Wayne Rooney)”

Kiss Messi Lampard

“Kissing Badge (Lionel Messi & Frank Lampard)”

3. Aeroplane

Style? Kedua tangan direntangkan selebarnya, dan sambil berlari merayakan gol seolah-olah sang pemain merupakan pesawat yang sedang mengudara. Seringkali disertai dengan kibasan tangan seakan pesawat sedang terbang ke kiri atau kanan.

Who? Pemain pertama yang mempopulerkan gaya ini adalah mantan penyerang Sampdoria dan AS Roma, Vincenzo Montella. Berkat kebiasaannya dalam melakukan selebrasi ini, Montella sampai dijuluki “Pesawat Kecil” atau “Il’ Aeroplanino” dalam bahasa Italia. Selain itu penyerang tajam Udinese – Antonio Di Natale – juga sering melakukan selebrasi ini. Ternyata kedua pemain adalah sahabat sejak lama, gak heran kalau selebrasi mereka berdua identik!

Aeroplane Montella

“Aeroplane (Vincenzo Montella)”

Aeroplane Di Natale

“Aeroplane (Antonio Di Natale)”

4. Read This!

Style? Selebrasi ini udah mulai jarang dilakukan mengingat sang pemain akan dikenakan kartu kuning jika melakukannya. Selebrasi ini dilakukan dengan mengangkat jersey, dan menunjukkan kaos dalam bertuliskan sesuatu pesan ataupun ungkapan tertentu. Yang ekstrim adalah membuka jersey secara keseluruhan, dan hanya memperlihatkan kaos dengan pesan tersebut.

Who? Banyak! Namun yang populer tentunya si bengal Mario Balotelli dengan pesan “Why Always Me?” – nya, ketika Manchester City menghadapi Manchester United. Pemain lain yang pernah melakukan selebrasi ini antara lain : Messi, Cristiano Ronaldo, Francesco Totti, dan Carlos Tevez.

Read This

“Read This! (Mario Balotelli, Francesco Totti, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, & Carlos Tevez)”

5. Love Love

Style? Berlari ke arah supporter sembari menyatukan kedua tangan dan membentuk simbol “Love”. Biasanya ditujukan kepada seseorang spesial atau untuk menunjukkan kecintaan terhadap dukungan fans. Selebrasi ini cukup populer sekarang.

Who? Cukup banyak. Dan pemain yang konsisten memamerkan selebrasi ini antara lain Angel Di Maria, Gareth Bale, dan Arturo Vidal. Sementara Alexandro Pato juga sering menunjukkan gaya ini kala masih memperkuat AC Milan. Dan bahkan pemain muda timnas Indonesia – Evan Dimas – juga pernah!

Love Love

“Love Love (Evan Dimas, Angel Di Maria, Arturo Vidal, Gareth Bale, & Alexandre Pato)”

6. Fire!

Style? Selebrasi yang menarik dan mengagumkan. Setelah mencetak gol, sang pemain berlari ke arah kerumunan fans atau biasanya di titik corner, lalu bergaya seperti seorang penembak jitu dengan menggunakan tangan sebagai visualisasi senapan. Fire!

Who? Gabriel Batistuta-lah sang pelopor selebrasi ini. Penggemar Batistuta pada era-nya pasti selalu menunggu momen-momen Batigol mencetak gol, dan turut merayakan dengan selebrasi seperti ini. Gaya ini sempat ditiru oleh Robbie Keane dan juga sekarang dipopulerkan kembali oleh Edinson Cavani.

Fire

“Fire! (Gabriel Batistuta, Robbie Keane, & Edinson Cavani)”

7. Do You Hear Me, Haters?

Style? Setelah mencetak gol, biasanya sang pemain berlari mengitari tribun penonton sembari menaikkan kedua tangan mereka dan menyatukannya dengan telinga mereka. Gaya ini mengisayaratkan sang pemain ingin memberi bukti ataupun ingin menunjukkan bahwa mereka layak untuk dihargai, seolah-olah ingin membungkam haters yang biasa mengkritik performa mereka.

Who? Cukup banyak juga pemain yang melakukan selebrasi ini. Yang sering melakukan selebrasi ini adalah penyerang muda Inter Milan – Mauro Icardi. Selain itu Carlos Tevez, Emile Heskey, dan juga Mario Mandzukic pernah beberapa kali melakukan selebrasi ini. Sebelumnya kita juga mengenal Michu (Swansea) ataupun Luca Toni (Fiorentina) yang menggunakan gaya ini dengan sedikit modifikasi, yaitu hanya menggunakan satu tangan dan menggerak-gerakan di sekitaran telinga mereka.

Do You Hear Me Goal

“Do You Hear Me, Haters? (Mauro Icardi, Emile Heskey, Carlos Tevez, & Mario Mandzukic)”

Yup, 7 selebrasi gol diatas bisa dikategorikan bukan selebrasi luar biasa, cenderung biasa-biasa saja. Namun jangan pernah lupa, perasaan setelah mencetak gol-lah yang sangat luar biasa, dan tidak bisa digambarkan dengan kata-kata (apalagi kalo nyetak gol kemenangan) 🙂

So, selebrasi gol mana yang pernah kalian lakukan?

Total Views: 17437 ,